Pengertian Wireless, Sejarah, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Wireless

Pengertian Wireless, Sejarah, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Wireless - Wireless adalah jika dari arti katanya dapat diartikan “tanpa kabel”, yaitu melakukan suatu hubungan telekomunikasi menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti media kabel. Saat ini teknologi wireless sudah berkembang pesat, buktinya dapat dilihat dengan semakin banyaknya yang menggunakan telepon sellular, selain itu berkembang juga teknologi wireless yang dipakai untuk mengakses internet.

Sejarah Wireless

Awal perkembangan wireless bermula sejak ditemukannya pesawat telepon oleh Alexander Graham Bell dan rekan kerjanya. Penemuan mereka dinamakan sebagai photophone.

Seperti namanya, photophone memanfaatkan prinsip gelombang cahaya sehingga sangat dibatasi oleh keberadaan sinar matahari. Namun, penggunaan gelombang cahaya akan sangat penting di era sekarang.

David E. Hughes mulai mentransmisikan signal radio melalui udara dengan menggunakan jarum jam magnetik.

Pada tahun-tahun selanjutnya, penemuan penting tentang kelistrikan mulai berkembang. Mulai dari tokoh Maxwell, Edison, Faraday, dan lain-lain.

Tahun-tahun selanjutnya, Hertz menemukan teori gelombang elektromagnetik. Penemuan tersebut menjadi sangat penting karena menjadi prinsip utama yang di gunakan dalam Wireless.

Kemudian, Wireless semakin berkembang dengan sangat pesat seperti sekarang ini.

Fungsi dari Wireless

Wireless memiliki beberapa fungsi yang dijabarkan di bawah ini:
  • Pemakai tidak memiliki batas ruang gerak pada jarak jangkauan dari satu titik pemancar WiFi.
  • Jarak pada sistem WiFi dapat menjangkau sampai area 100 feet atau 30 m radius. Selain itu sistem WiFi dapat diperkuat dengan peralatan khusus misalnya booster yang difungsikan sebagai relay dan mampu menjangkau jarak yang lebih luas.
  • Perangkat wireless sebagai WiFi dapat digunakan dengan mudah dengan biaya oemasangan yang cukup murah
  • Area jangkauan lebih fleksibel karena tidak dibatasi oleh jaringan distribusi, tidak seperti saat menggunakan kabel UTP dan fiber optic.
  • Wireless memberikan kemungkinan untuk LAN yang dapat dipasang tanpa kabel, sehingga bisa mengurangi biaya pemasangan sekaligus perluasan jaringan.
  • Wireless Access Point (WAP) memiliki fungsi untuk mengatur lalu lintas data, sehingga memberikan kemungkinan bagi banyak pelanggan untuk saling tehubung melalui satu jaringan.
  • WAP bisa difungsikan sebagai hub atau switch yang menghubungkan jaringan local dengan wireless.
  • Digunakan untuk mengatur Akses Point agar menjalankan fungsinya sebagai DHCP server.
  • Selain itu WiFi dapat dipasang di area yang bahkan tidak dapat dijangkau oleh pemasangan kabel, yaitu area outdoor.

Kelebihan Wireless

Berikut beberapa kelebihan dari wireless :

  • Pembagunan jaringan yang cepat.
  • Mudah dan murah untuk direlokasi.
  • Biaya pemeliharaannya murah.
  • Infrastruktur berdimensi kecil.
  • Mudah untuk dikembangkan.
  • Sumber-sumber file bisa pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan media kabel.
  • Mudah sekali untuk di-setup, dan juga handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor maupun di rumah.

Kekurangan Wireless

Berikut beberapa kekurangan dari wireless :

  • Keamanan atau kerahasiaan data data rentan.
  • Interferensi gelombang radio.
  • Delay (kelambatan) yang besar.
  • Biaya peralatan rata-rata mahal.
  • Produk dari produsen yang berbeda-beda kadang tidak kompatibel/cocok.
  • Kualitas sinyalnya dipengaruhi oleh keadaan udara maupun cuaca, artinya kualitas dari koneksinya saat cuaca bagus akan berbeda, saat
  • kualitas koneksi cuaca buruk (kalau dipakai diluar gedung/ruangan) dan dipengaruhi juga oleh batas-batas dinding gedung atau ruangan.
  • Mahal dalam investasinya, kalau dibanding dengan menggunakan media kabel.
  • Kemungkinan penyadapan koneksinya lebih besar terjadi, jika dibandingkan dengan menggunakan media kabel.
Itulah Pengertian Wireless dan Fungsinya, semoga bermanfaat.
Next Post Previous Post