Perbedaan Hak dan Kewajiban Lengkap Dengan Contohnya

Perbedaan Hak dan Kewajiban Lengkap Dengan Contohnya - Ada dua hal yang melekat pada setiap individu bahkan semenjak mereka lahir yakni hak dan kewajiban. Meski memiliki konsep berbeda tapi keduanya saling berkaitan dan tak bisa dipisahkan satu sama lain. Tanpa dijelaskan pun kita pasti tau bahwa pemenuhan antara hak dan kewajiban harus seimbang. Tak mungkin kita menuntut hak tanpa menjalankan kewajiban dan begitupun sebaliknya.

Sebelum mempelajari tentang perbedaan keduanya kalian harus mengetahui terlebih dulu pengertiannya. Mempelajari contoh hak dan contoh kewajiban juga bisa membantu kita memahami beda konsep antara keduanya. Tapi mayoritas orang akan langsung menyimpulkan bahwa hak adalah sesuatu yang mengarah pada apa yang harus kita peroleh. Sedangkan kewajiban merupakan suatu hal yang harus dilakukan.

Perbedaan Hak dan Kewajiban Lengkap Dengan Contohnya

Sebenarnya anggapan di atas betul hanya saja kurang lengkap karena tak menyebutkan rinciannya. Secara garis besar implementasi hak dan kewajiban mengandung unsur keseimbangan di tengah masyarakat. Selain menjaga stabilitas, keduanya juga membantu masyarakat mengembangkan potensi untuk menjadi makhluk sosial setuhnya.

Hak secara umum dimiliki oleh setiap individu sebagai bentuk kebebasan. Sedangkan kewajiban dilihat sebagai tanggung jawab yang harus dilakukan oleh individu masyarakat atau warga negara. Untuk itulah hak dan kewajiban ini merupakan dua hal yang saling berhubungan, tetapi dijaringan sosial tentunya berbeda makna.

Apa Itu Hak?

Hak dapat diartikan sebagai hal yang dimiliki oleh masing masing orang secara mutlak sejak lahir dan dapat digunakan sebagaimana mestinya sesuai kebutuhan. Selain itu adapula definisi hak menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) ialah milik, benar, kepunyaan, kekuasaan, kewenangan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan aturan, Undang Undang dan sebagainya.

Baca juga : Pengertian Hak dan Kewajiban Menurut Para Ahli

Orang yang memiliki hak ini akan cenderung sadar akan tindakan apa  yang berhak dilakukan maupun tidak. Hak tersebut dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan kelompok dan masyarakat budaya.

Untuk itu hak ini didukung oleh batasan etika, hukum maupun sosial. Setelah mengetahui pengertian hak tersebut tentunya anda tahu bahwa semua manusia berhak atas seperangkat nilai universal yang berlaku, terlepas dari adanya perbedaan jenis kelamin, agama, kebangsaan, kelompok etnis, ataupun agama.

Penjelasan ini dapat disebut juga dengan Hak Asasi Manusia. Hak Asasi Manusia ialah hukum yang berlaku untuk semua manusia tanpa adanya diskriminasi. Adapun beberapa bentuk hak yang berlaku di sebuah negara yaitu hak atas persamaan, hak atas pendidikan, hak untuk menikmati enomomi, sosial dan budaya, hak untuk hidup, hak untuk bekerja maupun kebebasan berekspresi.

Apa Itu Kewajiban?

Pengertian kewajiban ialah sesuatu yang wajib dilakukan dengan rasa tanggung jawab secara penuh. Pengertian ini dapat digunakan untuk membedakan definisi hak dan kewajiban. Selain pengertian tersebut, adapula perbedaan hak dan kewajiban yang dapat ditinjau dari beberapa sisi.

Definisi hak menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) ialah sesuatu yang harus dilakukan, diwajibkan, tugas menurut hukum, pekerjaan dan segala hal yang dijadikan sebagai tugas manusia. Kewajiban ini pada umumnya dapat dibagi menjadi beberapa bentuk seperti kewajiban moral, kewajiban hukum dan sebagainya.

Jika hak yang diperoleh oleh individu terlalu difokuskan, maka kebanyakan kewajiban yang harus dilakukan tidak terlalu dipedulikan. Pada akhirnya suasana yang diciptakan oleh individu tersebut akan bersifat negatif. Untuk itu sudah semestinya kewajiban dalam diri kita harus dilakukan terlebih dahulu sebelum menuntut hak yang akan diperoleh.

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Meski mengetahui definisinya tapi kita tak bisa menampik fakta bahwa masih banyak siswa yang kesulitan menyebutkan perbedaan hak dan kewajiban. Padahal materi tersebut sering muncul sebagai butir soal baik saat penilaian akhir semester, kenaikan kelas, uts, maupun ulangan biasa. Berkaca dari masalah ini akhirnya saya kembali melakukan pendalaman materi.

Ketika membicarakan perbedaan maka kita tak bisa hanya melihatnya dari satu aspek saja. Siswa juga perlu mempelajari aspek lain seperti fungsi, tujuan, manfaat, konsep, dan dasar hukumnya juga. Lalu, apa perbedaan hak dan kewajiban? inilah pertanyaan utama yang terngiang di benak siswa. Untuk membantu menyelesaikan tugas dari guru maka simaklah pembahasan di bawah:

Berdasarkan Pengertiannya

Hak ialah hak melakukan sesuatu atau untuk dimiliki dan termasuk pemberian hak istimewa dari badan pemerintahan kepada masyarakatnya. Sedangkan kewajiban ialah sesuatu yang secara hukum harus dilakukan seseorang karena merupakan pekerjaan mereka atau suatu keharusan. 

Berdasarkan Fungsinya

Perbedaan hak dan kewajiban selanjutnya ditinjau dari segi fungsinya. Hak berfungsi sebagai wewenang masing masing orang yang dimiliki. Sedangkan kewajiban berfungsi untuk pekerjaan setiap orang yang harus diselesaikan karena bersifat istimewa.

Berdasarkan Tujuannya

Umumnya hak memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan tak ada sangkut pautnya dengan orang lain. Hal ini tentu berbeda dengan kewajiban yang notabenya bertujuan untuk diberikan kepada orang lain ataupun masyarakat.

Berdasarkan Koneksi ke Masyarakat

Sebagai makhluk sosial kita memiliki hak yang dapat diartkan sebagai sesuatu yang harus diperoleh sebagai anggota masyarakat. Misalnya rasa aman dan solidaritas bertetangga, jaminan yang sama antar warga, dan lainnya. Sedangkan kewajiban ialah sesuatu yang harus dilakukan untuk masyarakat itu sendiri. Seperti contoh mengikuti kegiatan gotong royong, aktif berpartisipasi di forum karangtaruna, dan sebagainya.

Berdasarkan Hukumnya

Perbedaan hak dan kewajiban selanjutnya ditinjau dari segi hukumnya. Hak dapat ditantang atau dipertahankan oleh pengadilan. Sedangkan pengadilan tidak dapat menantang kewajiban warga negaranya.

Menurut Dasarnya

Dasar pemberian hak pada seseorang ialah hak istimewa. Sedangkan dasar kewajiban yang dijalankan oleh individu ialah akuntabilitas tugasnya.

Baca juga : Pentingnya Menghargai dan Melaksanakan Hak dan Kewajiban Asasi Manusia

Contoh Hak dan Kewajiban

Cara paling mudah untuk menghafal apa perbedaan hak dan kewajiban adalah dengan mempelajari contohnya. Lewat serangkaian peraga tersebut kita bisa memiliki gambaran nyata tentang keduanya dari segala aspek. Maka dari itu selain menyelaskan pengertian dan perbedaannya pada sesi ini saya akan memberikan beberapa contoh kewajiban dan hak:

Contoh Hak:

  • Masing masing warga negara di depan hukum berhak memperoleh perlakuan yang sama.
  • Masing masing warga negara dapat menjaga wilayah di negara Indonesia.
  • Hak untuk memperoleh perlindungan bagi anak.
  • Hak memperoleh pengajaran sekolah
  • Hak untuk mengemukakan pendapat.
  • Hak untuk memperoleh kasih sayang dari keluarga.
  • Hak melakukan pembicaraan dalam keluarga.
  • Hak memperoleh kehidupan yang layak.

Contoh Kewajiban:

  • Berperan serta dalam memajukan dan mengembangkan bangsa.
  • Menjunjung tinggi pemberlakukan peraturan dan dasar negara.
  • Kewajiban untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
  • Membayar biaya sekolah
  • Membayar biaya wajib pajak.

Demikianlah penjelasan mengenai perbedaan hak dan kewajiban beserta contoh hak dan contoh kewajiban terlengkap. Hak dan kewajiban pada umumnya saling berhubungan erat, namun berbeda arti atau makna.

Next Post Previous Post