Kalimat Sindiran : Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan dan Contoh Kalimat Sindiran

Pengertian Kalimat Sindiran, Ciri-ciri, Tujuan dan Contoh Kalimat Sindiran - Apa itu kalimat sindiran? Kalimat sindiran sangat identik dengan cara menyindir seseorang. Jika mendengarkan kata sindiran tentunya yang telintas di benak kita adalah cara menyindir atau cara untuk menyinggung seseorang dengan menggunakan ucapan.

Kalimat sindiran dalam bahasa indonesia adalah salah satu jenis kalimat yang sangat populer dan dijadikan sebagai materi pembelajaran di sekolah. Dalam kehidupan sehari-hari kalimat sindiran sering digunakan untuk menegur atau menyinggung seseorang secara halus.

kalimat sindiran

Dalam prakteknya kalimat sindiran sering digunakan oleh orang disekitar kita. Dan terkadang apa yang dilontarkan melalui sindiran memang lebih mengena daripada menyampaikan kenyataan.

Sehingga membuat kalimat sindiran menjadi sangat efektif untuk dijadikan sebagai teguran kepada orang lain. Namun masih banyak orang yang salah dalam menginterpretasikan fungsi kalimat sindiran ini. Banyak dari mereka menggunakannya untuk melukai perasaan orang lain.

Baca juga : Contoh Kalimat Sederhana Beserta Pengertiannya

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang kalimat sindiran yang mencakup pengertian kalimat sindiran, ciri-ciri kalimat sindiran, tujuan kalimat sindiran. Tidak lupa saya juga telah merangkum beberapa contoh kalimat sindiran yang bisa digunakan dalam berbagai kondisi. Dengan mempelajari apa itu kalimat sindiran diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kita dalam penggunaan bahasa.

Pengertian Kalimat Sindiran, Ciri-ciri, Tujuan dan Contohnya

Menyindir adalah perbuatan dimana kita mengungkapkan rasa tidak setuju yang terkesan kontradiktif terhadap lawan bicara kita. Penyampaian atas ketidaksetujuan tersebut dilakukan lewat kalimat sindiran yang halus, baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Dari sinilah akhirnya kalimat untuk menyindir dibagi menjadi dua berdasarkan sifatnya yakni sindiran halus dan sindiran kasar.

Mempelajari berbagai jenis sindiran serta penggunaan kalimat sindiran memang sangat penting. Dengan demikian kita akan terhindar dari metode penggunaan yang salah. Sejatinya kalimat sindiran justru digunakan untuk menegur orang tanpa melukai perasaanya. Berikut adalah penjelasan tentang pengertian kalimat sindiran, ciri-ciri kalimat sindiran, tujuan kalimat sindiran, dan contoh kalimat sindiran.

Pengertian Kalimat Sindiran

Kalimat sindiran adalah kata-kata sindiran yang disusun sedemikian rupa yang bertujuan untuk menyinggung atau menegur lawan bicara. Penyampaian sindiran biasanya diucapkan dengan kalimat pujian yang baik dan halus. Namun sebenarnya kata-kata yang diucapkan sangat berlawanan dengan kenyataan yang terjadi. Sehingga kalimat sindiran tersebut menimbulkan kesan Ironi.

Para ahli sosiologi sepakat bahwa kalimat sindiran terus mengalami kemunduran dari waktu ke waktu. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyak orang yang menggunakan sindiran tidak pada tempatnya.

Baca juga : Pengertian Kalimat Efektif, Ciri-Ciri dan Contoh Kalimat Efektif

Akhirnya penggunaan contoh kalimat sindiran ini malah membuat kesenjangan sosial diantara kita. Maka dari itu sebagai seorang yang terdidik kita harus pandai dalam menggunakan jenis kalimat yang satu ini.

Ciri-Ciri Kalimat Sindiran

Setelah menjelaskan tentang pengertian kalimat sindiran. Selanjutnya saya akan membagikan beberapa ciri ciri dari kalimat sindiran tersebut. Dalam melontarkan kalimat sindiran sering kali kita tidak menyadari ciri cirinya.

Padahal untuk membuat kalimat dengan tujuan menyindir halus terdapat beberapa parameter. Parameter inilah yang selanjutnya menjadi ciri ciri kalimat sindiran. Kalimat untuk menyindir dapat dikatakan baik dan efektif apabila memenuhi beberapa kriteria di bawah ini:

  • Diucapkan dengan halus.
  • Terkesan memberikan pujian.
  • Kata-kata sindiran berlawanan dengan fakta atau keadaan yang sebenarnya.

Setelah kita memenuhi syarat kalimat sindiran yang baik dan benar diatas maka ada satu lagi hal penting yang harus diperhatikan. Yakni fungsi sosial atau tujuan dari penggunaan kalimat itu sendiri. Faktanya kalimat sindiran banyak digunakan bukan pada porsinya. Malahan kalimat ini dipakai untuk mengejek ataupun mengolok olok seseorang.

Tujuan Kalimat Sindiran

Selain pengertian kalimat sindiran dan ciri-ciri kalimat sindiran di atas, Adapula tujuan dari kalimat sindiran yang akan saya jelaskan. Penggunaan kalimat sindiran bertujuan untuk mengungkapkan rasa tidak suka, rasa tidak setuju, dan cenderung kontradiktif terhadap seseorang.

Perasaan tidak suka ini akhirnya diungkapkan dengan kalimat yang halus dan baik, namun maksud dari kalimat ini sebenarnya adalah untuk menyinggung atau menegur seseorang. Dalam menggunakan kalimat sindiran kita mesti berhati-hati, penggunaan kalimat sindiran yang berlebihan dapat berakibat buruk karena dapat menyakiti perasaan lawan bicara kita.

Contoh Kalimat Sindiran

Dalam berbagai aspek dan segi kehidupan kalimat sindiran dapat digunakan untuk menyindir atau mengungkapkan rasa tidak suka kita kepada lawan bicara. Terdapat banyak sekali susunan kalimat yang bisa digunakan untuk menyindir halus sesuai dengan kaidah yang ada. Berikut adalah beberapa contoh dari kalimat sindiran yang dapat anda pelajari.

Baca juga : Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung, Ciri-Ciri dan Contohnya

Contoh Kalimat Sindiran Langsung

Kalimat sindiran langsung bisa diartikan sebagai kalimat untuk menyindir secara kasar. Hal ini sejalan dengan nada dan pemilihan bahasa yang digunakan. Yakni secara terang terangan, nah dibawah ini saya telah menyediakan beberapa contohnya:

  • Diamlah, suaramu itu jelek.
  • Karyamu itu jelek, jadi tidak ada yang berminat untuk membeli karyamu.
  • Tidak usah ikutan masak, asal kamu tau masakanmu itu tidak enak sama sekali.

Contoh Kalimat Sindiran Tidak Langsung

Kalimat sindiran tidak langsung adalah kebalikan dari kalimat sebelumnya. Yakni cara menyindir yang digunakan secara halus tanpa menyinggung perasaan lawan bicara. Biasanya kalimat sindiran langsung akan disampaikan dengan nada bercanda untuk menyamarkan maksud terselubung.

Silahkan perhatikan contoh kalimat di bawah ini:

  • Nafasmu wangi sekali seperti habis makan bunga bangkai.
  • Tulisanmu sangat indah saat dibaca seperti jejak kaki ayam.
  • Kamu pasti tidur nyenyak semalam, sampai-sampai kantung matamu jadi hitam.
  • Suaramu merdu sekali sampai-sampai kaca rumahku pecah semua.

Berhati-hatilah dalam menggunakan kata-kata sindiran karena dapat melukai perasaan lawan bicara kita. Poin penting yang tidak boleh kita lewatkan ketika menggunakan kalimat diatas adalah pada pemilihan kata serta nada penyampaian.

Next Post Previous Post