Macam Macam Kalimat Interjeksi (Kata Seru) Bahasa Indonesia Beserta Pengertain dan Contohnya

Macam-macam Kalimat Interjeksi (Kata Seru) - Dalam Bahasa Indonesia terdapat berbagai jenis kata, diantaranya seperti kata seru, kata sifat, kata ganti, kata keterangan dan sebagainya. Salah satu jenis kata yang akan kita bahas kali ini adalah kata seru dalam bentuk kalimat interjeksi.

Kalimat interjeksi (kata seru) merupakan jenis kata yang didalamnya terdapat ungkapan perasaan seseorang, misalnya sedih, marah, gembira, kesal dan lainnya. Kata tersebut diungkapkan menggunakan intonasi yang sesuai keadaan, baik intonasi menurun ataupun naik.

Interjeksi sendiri dapat disebut juga dengan kata seru. Biasanya kata seru digunakan dalam bahasa tulis dan bahasa lisan yang bentuknya percakapan. Unsur kata seru yang terkandung dalam kalimat biasanya disertai degna tanda seru (!) di bagian akhir kalimatnya, meskipun tidak semuanya diakhiri dengan tanda ini.

kalimat interjeksi

Apabila kata seru tersebut dijadikan menjadi sebuah kalimat, maka harus ditambahkan dengan tanda seru (!) yang letaknya di bagian akhir kalimat. Penggunaan kata seru tersebut dapat berupa lisan maupun tulisan.

Baca juga : 80 Contoh Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks Lengkap Dengan Strukturnya

Contoh kata seru asli dari Indonesia yaitu idih, wah, nah dan sebagainya. Selain itu adapula contoh kata seru serapan yang berasal dari bahasa lain seperti halo (dari bahasa inggris), Alhamdulillah (dari bahasa Arab) dan lainnya.

Macam-macam Kalimat Interjeksi (Kata Seru) Bahasa Indonesia Beserta Contohnya

Seperti yang kita tahu bahwa dalam Bahasa Indonesia terdapat beberapa jenis kalimat. Jenis-jenis kalimat dalam Bahasa Indonesia ini dapat berupa kalimat tanya, kalimat interjeksi (kata seru), kalimat majemuk dan sebagainya. Salah satu kalimat yang akan kita bahas kali ini adalah kalimat interjeksi.

Apa itu kalimat interjeksi?

Kalimat interjeksi adalah kalimat yang berisi penggambaran suasana hati seseorang. Kalimat interjeksi digunakan untuk mengungkapkan berbagai rasa seperti rasa heran, kagum, jijik atau takut terhadap sesuatu. Maka dari itu, kalimat interjeksi biasanya digunakan untuk mengungkapkan isi hati pembicara meskipun hanya menggunakan satu kata seru (interjeksi) tertentu.

Interjeksi Menggambarkan Rasa Jijik

Kalimat interjeksi yang pertama yaitu interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan rasa jijik. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti "cih", "ih", "idih" dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi yang menggambarkan rasa jijik :

  • Ih, kamu jorok sekali setiap pagi tidak pernah mandi.
  • Cih, perbuatan itu tidak semestinya kamu lakukan.
  • Idih, kuku kamu panjang sekali.

Interjeksi Menggambarkan Rasa Kecewa dan Kesal

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan rasa kecewa dan kesal. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “ya ampun”, “keparat”, “sialan”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan rasa kecewa dan kesal:

  • Sialan, beraninya kamu memarahi adikku.
  • Keparat, pencuri itu berhasil lolos.
  • Ya ampun, nilaimu jelek sekali dek.

Interjeksi Menggambarkan Rasa Kagum

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan rasa kagum. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “duh”, “wah”, “wow”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan rasa kagum:

  • Wow, suaramu merdu sekali.
  • Wah, kamu pintar sekali sampai bisa menyelesaikan soal ini.
  • Duh, lucu sekali kucing ini.

Interjeksi Menggambarkan Rasa Syukur

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan rasa syukur. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “alhamdulilah”, “syukurlah”, “untung”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan rasa syukur:

Baca juga : 7 Contoh Teks Editorial (Opini) Singkat Lengkap Dengan Strukturnya

  • Syukurlah, banjir sudah surut.
  • Untung, jika tidak bertemu kamu pasti aku sudah celaka.
  • Alhamdulilah, saya mendapatkan beasiswa sekolah ke Jerman.

Interjeksi Menggambarkan Harapan

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan harapan. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “insyaallah”, “semoga”, “mudah mudahan”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan harapan:

  • Mudah mudahan UNBK hari ini berjalan lancar.
  • Semoga kita lulus UNBK dengan hasil yang memuaskan.
  • Insyaallah saya akan usahakan untuk menabung setiap hari.

Interjeksi Menggambarkan Rasa Heran

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan rasa heran. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “eh”, “aih”, “lho”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan rasa heran:

  • Aih, kok bisa bisanya kamu baru datang ke kantor.
  • Eh, kok bisa sih?
  • Lho bukannya kemaren kamu sudah bilang ijin les?

Interjeksi Menggambarkan Rasa Kaget

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan rasa kaget. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “alamak”, “astaga”, “masa”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan rasa kaget:

  • Astaga, jadi dari tadi kamu tidur disini?
  • Masa sih dia berperilaku seperti itu?
  • Alamak, jadi kamu benar benar belum makan dari kemarin?

Interjeksi Menggambarkan Ajakan

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan ajakan. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “mari”, “ayo”, “yuk”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan ajakan:

  • Yuk, kita pulang.
  • Ayo kita makan siang di kantin.
  • Mari kita biasakan berdoa sebelum melakukan sesuatu.

Interjeksi Menggambarkan Sapaan

Macam kalimat interjeksi (kata seru) selanjutnya ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan sapaan. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “eh”, “hallo”, “hai”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan sapaan:

Baca juga : Pengertian Kalimat Efektif, Ciri-Ciri dan Contoh Kalimat Efektif

  • Hallo, bagaimana kabarmu? Lama ya tidak bertemu.
  • Hai, apa kabar?
  • Eh, sekarang kamu kerja disini?

Interjeksi Menggambarkan Rasa Marah

Macam kalimat interjeksi (kata seru) yang terakhir ialah interjeksi yang digunakan untuk menggambarkan rasa marah. Kata seru ini biasanya menggunakan kata seperti “tolol”, “dasar”, “bodoh”, dan sebagainya. Contoh kalimat interjeksi (kata seru) yang menggambarkan rasa marah:

  • Tolol, jadi ketua harusnya tegas dan membimbing.
  • Dasar anak nakal, dibilangin orang tua tetap saja tidak mendengarkan.
  • Bodoh, cuma mengerjakan soal gampang seperti ini saja tidak bisa.

Itulah pembahasan mengenai macam-macam kalimat interjeksi (kata seru) Bahasa Indonesia beserta contoh kalimat interjeksi. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di pembahasan berikutnya.

Next Post Previous Post